![]() |
| Marco Van Basten |
Van Basten kini mulai mengirim sinyal untuk menarik minat klub mana pun terutama di Premier League yang ingin memberikannya kursi pelatih.
“Saya tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa saya punya ambisi suatu hari nanti berkarier di Premier League. Mungkin masa itu sudah dekat, siapa tahu?” kata Van Basten kepada Champions, seperti dikutip Dailystar, Rabu (1/2/2012).
Dua tahun terakhir, Van Basten lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pengamat di Sport1. Setelah gantung sepatu 1995 karena cedera yang tak kunjung sembuh, Basten memulai karier kepelatihan bersama Jong Ajax pada 2002.
Mantan pemain Ajax dan AC Milan tersebut kemudian menjadi nahkoda Timnas Belanda saat striker Ruud van Nistelrooy (2004-2008) masih menjadi bintang di Oranje.
Sayangnya, sinarnya sebagai pelatih Belanda, tidak seterang saat dia masih berstatus pemain. Basten hanya mampu membawa Denny Landzaat dkk ke 16 besar Piala Dunia 2006, karena dihentikan Portugal 0-1.
Di Euro 2008, Belanda hanya sampai di perempat final. Penampilan meyakinkan di awal turnamen, dengan menggasak Italia (3-0), Prancis (4-1) dan Romania (2-0) tidak berlanjut di perempat final saat menghadapi Rusia, Belanda tumbang 3-1. Ini lah turnamen terakhir Van Basten sebagai pelatih Belanda.
Setelah itu, pesepakbola asal Utrecht ini menukangi Ajax di musim 2008-2009. Van Basten lengser dari De Godenzonen, julukan Ajax, pada 6 Mei 2009 setelah gagal membawa tim lolos ke Liga Champions.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar