![]() |
| Lacazette dan Bastos merayakan gol ke gawang Nicosia |
Olympique Lyon berhasil meraih hasil positif di kandang sendiri, usai
menaklukan APOEL Nicosia dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Lyon
diciptakan oleh Alexandre Lacazette di menit ke 58.
Lyon tampil penuh semangat dihadapan para pendukungnya sendiri yang memadati stadion Stade de Gerland. Sementara itu, APOEL yang tidak ingin kalah menggunakan strategi bertahan dan memanfaatkan serangan balik untuk menggempur tim tuan rumah.
Seiring waktu pertandingan berjalan, permainan tim tamu semakin meningkat. Tim asal Siprus ini menguasai penguasaan bola, dan menyerang Lyon perlahan-lahan dengan taktik umpan-umpan pendek.
Lyon sempat mendapat peluang di menit 30 lewat Alexandre Lacazette, sayang sontekannya berhasil digagalkan kiper Dionisis Chiotis. Menit ke 38, Chiotis kembali menghalau tembakan Lacazette dan membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Lyon yang tidak ingin kehilangan muka di hadapan para pendukungnya langusung tampil menekan. Alhasil, menit ke 47 Lyon mendapat peluang emas lewat Ederson, sayang sontekannya melebar dari gawang APOEL yang telah kosong.
Stadion Stade de Gerland akhirnya bergemuruh di menit ke 58. Berawal dari umpan Cris kepada Lacazette, penyerang asal Prancis itu kemudian melepas tembakan pelan. Lyon beruntung, karena tembakan Lacazette membentur kaki Paulo Jorge, dan membuat bola berubah arah, kemudian masuk ke gawang APOEL. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulann Lyon.
Tak puas dengan skor 1-0, Lyon terus menekan tim tamu. Peluang berhasil didapat Yoann Gourcuff di menit 77, sayang sundulannya masih melebar dari gawang APOEL. Meski ada beberapa peluang yang tercipta, tetapi semuanya tidak ada yang berbuah gol, dan skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Lyon: H. Lloris, Cris, A. Réveillère, A. Cissokho, B. Koné, K. Kallstrom, Ederson (Gourcuff/71’), Michel Bastos, M. Gonalons, L. López, A. Lacazette (Briand/58’)
APOEL Nicosia: D. Chiotis, Paulo Jorge, Kaká, William, S. Poursaitidis, Nuno Morais, K. Charalambidis (Manduca/82’), Helder Sousa (Marcinho/82’), Aílton Almeida (E. Solari/67’), Helio Pinto, I. Trickovski
Lyon tampil penuh semangat dihadapan para pendukungnya sendiri yang memadati stadion Stade de Gerland. Sementara itu, APOEL yang tidak ingin kalah menggunakan strategi bertahan dan memanfaatkan serangan balik untuk menggempur tim tuan rumah.
Seiring waktu pertandingan berjalan, permainan tim tamu semakin meningkat. Tim asal Siprus ini menguasai penguasaan bola, dan menyerang Lyon perlahan-lahan dengan taktik umpan-umpan pendek.
Lyon sempat mendapat peluang di menit 30 lewat Alexandre Lacazette, sayang sontekannya berhasil digagalkan kiper Dionisis Chiotis. Menit ke 38, Chiotis kembali menghalau tembakan Lacazette dan membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Lyon yang tidak ingin kehilangan muka di hadapan para pendukungnya langusung tampil menekan. Alhasil, menit ke 47 Lyon mendapat peluang emas lewat Ederson, sayang sontekannya melebar dari gawang APOEL yang telah kosong.
Stadion Stade de Gerland akhirnya bergemuruh di menit ke 58. Berawal dari umpan Cris kepada Lacazette, penyerang asal Prancis itu kemudian melepas tembakan pelan. Lyon beruntung, karena tembakan Lacazette membentur kaki Paulo Jorge, dan membuat bola berubah arah, kemudian masuk ke gawang APOEL. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulann Lyon.
Tak puas dengan skor 1-0, Lyon terus menekan tim tamu. Peluang berhasil didapat Yoann Gourcuff di menit 77, sayang sundulannya masih melebar dari gawang APOEL. Meski ada beberapa peluang yang tercipta, tetapi semuanya tidak ada yang berbuah gol, dan skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Lyon: H. Lloris, Cris, A. Réveillère, A. Cissokho, B. Koné, K. Kallstrom, Ederson (Gourcuff/71’), Michel Bastos, M. Gonalons, L. López, A. Lacazette (Briand/58’)
APOEL Nicosia: D. Chiotis, Paulo Jorge, Kaká, William, S. Poursaitidis, Nuno Morais, K. Charalambidis (Manduca/82’), Helder Sousa (Marcinho/82’), Aílton Almeida (E. Solari/67’), Helio Pinto, I. Trickovski

Tidak ada komentar:
Posting Komentar