![]() |
| Pep memberi instruksi buat timnya |
Untuk pertama kalinya, di bawah pelatih Pep Guardiola, Barcelona
mengemas kemenangan di leg pertama 16 besar. Jalan Barca di 16 besar
edisi Liga Champions kali ini mungkin akan lebih mulus dari sebelumnya.
Di musim 2010-2011 lalu, Barca harus menyerah 2-1 di tangan Arsenal, meski akhirnya mereka lolos ke perempat final setelah ganti menumbangkan The Gunners 3-1 di Camp Nou.
Di musim sebelumnya, Barca hanya imbang 1-1 di kandang Stuttgart, beruntung leg selanjutnya menjadi milik Barca. Lionel Messi dkk menghantam wakil Jerman itu 4-0. Musim 2008-2009, pasukan Pep Guardiola juga tak sukses menggasak Lyon di kandangnya karena bermain imbang 1-1. Tapi di leg kedua, Barca baru bisa menunjukkan superioritasnya, menekuk tim tamu dengan skor 5-2.
Rekor ini nyaris terulang di BayArena, saat babak pertama, Leverkusen menumpuk 10 pemainnya di belakang untuk membendung serangan Fabregas dkk. Taktik ini relatif jitu, setidaknya mesin gol Barca baru bisa berproduksi empat menit menjelang bubar babak pertama.
Werkself, julukan Leverkusen, sempat menyamakan kedudukan beberapa menit saat babak kedua berjalan, tapi Barca semakin menemukan ritme permainan untuk mengobrak-abrik pertahanan tuan rumah yang bermain lebih menyerang di babak kedua.
“Kami puas dengan hasil yang kami dapatkan hari ini, kami memiliki kesempatan bagus di leg kedua. Kami tahu klub Jerman ini memiliki karakter memainkan bola-bola panjang, mereka memanfaatkan tinggi badan dan Leverkusen bermain ke luar di babak kedua, dan kami tahu kami harus hati-hati di leg kedua,” kata Pep Guardiola dikutip FIFA.
Selanjutnya, Barca akan menjamu Leverkusen pada leg kedua 8 Maret 2012, di Camp Nou, empat hari setelah menjamu Sporting Gijon di ajang La Liga.
Di musim 2010-2011 lalu, Barca harus menyerah 2-1 di tangan Arsenal, meski akhirnya mereka lolos ke perempat final setelah ganti menumbangkan The Gunners 3-1 di Camp Nou.
Di musim sebelumnya, Barca hanya imbang 1-1 di kandang Stuttgart, beruntung leg selanjutnya menjadi milik Barca. Lionel Messi dkk menghantam wakil Jerman itu 4-0. Musim 2008-2009, pasukan Pep Guardiola juga tak sukses menggasak Lyon di kandangnya karena bermain imbang 1-1. Tapi di leg kedua, Barca baru bisa menunjukkan superioritasnya, menekuk tim tamu dengan skor 5-2.
Rekor ini nyaris terulang di BayArena, saat babak pertama, Leverkusen menumpuk 10 pemainnya di belakang untuk membendung serangan Fabregas dkk. Taktik ini relatif jitu, setidaknya mesin gol Barca baru bisa berproduksi empat menit menjelang bubar babak pertama.
Werkself, julukan Leverkusen, sempat menyamakan kedudukan beberapa menit saat babak kedua berjalan, tapi Barca semakin menemukan ritme permainan untuk mengobrak-abrik pertahanan tuan rumah yang bermain lebih menyerang di babak kedua.
“Kami puas dengan hasil yang kami dapatkan hari ini, kami memiliki kesempatan bagus di leg kedua. Kami tahu klub Jerman ini memiliki karakter memainkan bola-bola panjang, mereka memanfaatkan tinggi badan dan Leverkusen bermain ke luar di babak kedua, dan kami tahu kami harus hati-hati di leg kedua,” kata Pep Guardiola dikutip FIFA.
Selanjutnya, Barca akan menjamu Leverkusen pada leg kedua 8 Maret 2012, di Camp Nou, empat hari setelah menjamu Sporting Gijon di ajang La Liga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar