Banyaknya kritikan yang dialamatkan kepada Pepe dan Jose Mourinho, membuat legenda Prancis, Zinedine Zidane angkat bicara, bahkan mantan pemain Real Madrid ini juga menunjukkan dukungannya.
Kedua pria asal Portugal tersebut menjadi subjek kritikan pedas dari media lokal, setelah kekalahan Madrid dari Barcelona di Copa Del Rey, Kamis (19/1) dini hari.
Taktik negatif Mourinho pada leg pertama perempat final yang dimenangi Barcelona, 2-1, dan injakan kaki Pepe pada tangan Lionel Messi, telah membuat media-media Madrid yang biasanya mendukung klub tersebut berbalik menyalahkan keduanya.
"Saya pikir semua kritikan yang ditujukan ke Madrid, pelatih mereka dan para pemain, sangat tidak adil," tegas Zidane, kepada harian olahraga AS, Jumat.
"Pepe adalah seorang pemain yang hampir tidak pernah anda dengar gagal di lapangan. Ia adalah pemuda menawan, sangat sopan. Namun ketika ia berada di lapangan, ia terobsesi dengan kemenangan, dan kegelisahannya untuk menang kelihatannya telah membuat dirinya melakukan kesalahan," jelas pemain yang pernah berseteru dengan Marco Materazzi ini.
"Tentu saja ia telah meminta maaf terhadap apa yang telah ia lakukan, namun Pepe adalah pemain yang memberikan segalanya di lapangan ketika bermain, dan terkadang ia melewati batas," tambah Zidane.
Harian olahraga Madrid, AS dan Marca, memang terus memberikan serangannya kepada Pepe dan Mourinho. Marca mempertanyakan keputusan klub untuk mendukung Pepe dengan merekam pesan melalui saluran televisi mereka, di mana ia berkata bahwa dirinya tidak sengaja menginjak tangan Messi.
"Pepe telah mengalami realitas yang menyimpang dan membuat Real Madrid terlibat pada aksi, di mana dirinya mempermalukan pendukung klub," demikian opini Marca, dalam artikel berjudul Tujuh dosa Mourinho, yang menyerang taktik, pemilihan personel, pergantian pemain, serta analisa pasca pertandingan terhadap mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan tersebut.
"Bagaimana mereka dapat berkata kalau kami membutuhkan pergantian pelatih? Apa mereka gila atau apa? Lihatlah statistik sejak ia berada di sini, mereka luar biasa," ujar Zidane menanggapi kritikan kepada Mourinho.
"Untuk berpikir bahwa terdapat beberapa keraguan mengenai komitmennya untuk Madrid, dan ia akan tetap bertahan hanya untuk dua tahun (ke depan) dan kemudian pergi. Terus terang, saya akan memilih ia bertahan untuk dua atau tiga tahun dan melakukan sesuatu yang hebat, daripada seseorang yang bertahan selama sepuluh tahun dan tidak melakukan apa-apa."
Real Madrid, akan kembali bertemu dengan Barcelona pada leg kedua Copa Del Rey pada tanggal 25 Januari nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar