Polisi menangkap seorang pria berusia 59 tahun terkait dugaan perilaku rasis yang dilakukan oleh seorang fans Liverpool kepada bek Manchester United Patrice Evra.
Kepolisian Merseyside mulai menyelidiki rekaman pertandingan FA Cup Sabtu (28/1/2012), saat The Reds menjamu Setan Merah di stadion Anfield, setelah adanya keluhan yang dibuat oleh seseorang dalam akun Twitternya yang memposting foto pelaku tengah melakukan gerakan yang diduga melecehkan Evra secara rasial.
Polisi tidak menyebutkan nama orang tersebut, tetapi memberi keterangan usia dan mengatakan pelaku berasal dari North Wales. Dia ditahan Sabtu larut malam waktu setempat.
Sebanyak 17 orang penonton dikeluarkan dari Anfield baik sebelum atau selama pertandingan yang dimenangkan oleh Liverpool itu dengan skor 2-1. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan dalam pertandingan panas tersebut.
Tensi laga dua seteru abadi ini memang memuncak, menyusul kasus rasisme yang menimpa bek sayap Setan Merah Patrice Evra akhir tahun lalu oleh striker The Reds Luis Suarez. Pengaduan dari Evra kepada FA membuat Suarez dihukum larangan bermain sebanyak 8 laga. Namun, tanpa Suarez, The Reds tetap menang, dan Evra terus menerus dicemooh oleh The Kop setiap kali dirinya menyentuh bola.
Namun, pihak kepolisian juga menggarisbawahi dugaan rasisme penonton ini adalah sikap dari sebagian kecil suporter saja dan terpisah dari sebagian besar suporter kedua tim yang berperilaku tertib sepanjang pertandingan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar