![]() |
| Xavi Hernandez berusaha mengontrol bola dari sergapan Alonso |
Barcelona melaju ke babak semifinal Copa del Rey, setelah menang aggregat 4-3 atas rival abadi mereka Real Madrid, sekaligus juara bertahan musim lalu. Ini kemenangan yang tak mudah buat El Che, mengingat perlawanan sengit yang diberikan oleh Los Blancos.
Madrid yang bertindak sebagai tuan rumah pada first leg, dihantam Barca dengan skor tipis 2-1. Melihat kembali pertemuan mereka pekan lalu, Barca dengan sangat leluasa memainkan tiki taka di Barnabeu, yang menjadi ciri khas permainan mereka. Kita bisa melihat bagaimana Barca sangat mendominasi permainan, dan menciptakan beberapa peluang di kandang Madrid. Meski akhirnya mereka pulang dengan kemenangan tipis 2-1.
Real Madrid yang merasa kecolongan di kandang mereka sendiri, bertekad untuk membalas di Camp Nou. Madrid rupanya tidak ingin menanggung aib, mengingat mereka adalah juara bertahan Copa del Rey musim lalu. Mourinho, sang entrenador menyiapkan pasukan sebaik mungkin untuk melayani jamuan Barca pada second leg yang dihelat di kandang Barca. Mou yang terkenal sebagai motivator dan peracik strategi ulung, berusaha mengangkat moral anak-anak asuhnya, untuk memelihara asa juara.
Real Madrid membawa motivasi tinggi dalam lawatan mereka ke kandang Barca.Mengulas kembali pertemuan second leg kedua musuh bebuyutan ini, kita bisa melihat bagaimana mental juara sebuah klub bernama Real Madrid. Barcelona hampir saja kecolongan di detik 32 babak pertama, seandainya saja Higuain bisa memanfaatkan peluan emas itu. Kita juga bisa menyaksikan bagaimana Mesut Ozil, memutar dan mengatur alunan serangan bola ke pertahanan Barca, sehingga kita bisa menyaksikan bagaimana goal tercipta dari kreasi gelandang Jerman ini.
Namun bagaimanapun juga Barcelona tetaplah juara sejati. Barcelona tetaplah Barcelona, sebuah klub terbaik dunia. Namun kali ini, Barca mendapat pelajaran berharga dari rival abadinya, bahwa sebuah tim dengan motivasi penuh untuk berjuang dan tanpa kenal lelah, akan bisa sangat menyulitkan. Apalagi itu terjadi dalam laga besar sekelas El Clasico.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar