Senin, 30 Januari 2012

Inter Ditaklukan Tim Papan Bawah

Zannetti Menggiring Bola
Kejutan besar terjadi di Stadion Via del Mare. Inter Milan yang bertandang ke markas Lecce harus takluk 0-1. Kendati menguasai bola sampai 64 persen dan melakukan tembakan hingga 22 kali tapi Nerazzurri tetap tak mampu menjebol gawang tuan rumah.

Streak kemenangan Inter di Serie A pun mesti terhenti di angka tujuh. Inter juga terpaksa keluar dari zona Liga Champions dengan turun ke peringkat kelima digeser oleh Lazio yang di waktu bersamaan menang telak 3-0 atas tuan rumah Chievo. Poin Nerazzurri masih 35 sementara Biancoceleste mengoleksi 36 poin.

Ini merupakan kekalahan pertama Inter di Serie A dalam dua bulan terakhir sejak terakhir kalah 0-1 dari Udinese pada awal Desember silam. Juga kekalahan kedua dalam tiga hari terakhir setelah pada pertengahan pekan lalu juga menyerah dari tuan rumah Napoli 0-2 di Coppa Italia.

Dalam laga yang berlangsung pada Minggu (29/1/2012) itu, Inter sebenarnya tampil sangat dominan. Mereka mendominasi penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen. Bahkan, mereka mencatatkan 22 kali tembakan berbanding enam milik Lecce. Namun, Il Biscione (Ular Raksasa—julukan Inter) sangat buruk dalam hal akurasi, dari 22 tembakan hanya enam saja yang menemui sasaran.

Tampil dengan formasi 4-3-1-2 untuk mengakomodasi kehadiran Wesley Sneijder sejak awal pertandingan, Inter langsung tampil menekan. Peluang pertama mereka dapatkan di menit ke-10 melalui Diego Milito tetapi tembakannya dari sudut sempit masih belum menjebol gawang Massimiliano Benassi.

Giallorossi lantas membalas serangan Inter. Pada menit ke-18, tendangan striker mereka asal Kolombia Luis Muriel mesti diselamatkan oleh penjaga gawang Julio Cesar dengan susah payah. Pada menit ke-22, umpan silang Maicon bisa dipatahkan barisan pertahanan Lecce. Salentini pun melancarkan serangan balik yang diakhiri oleh tembakan Juan Cuadrado. Sayang, tembakannya masih tipis menyamping di gawang Inter.

Pada menit ke-24, Sneijder mendapatkan peluang pertamanya. Menggiring bola dari tengah, Sneijder lantas melepaskan tendangan yang masih sedikit di atas mistar gawang Benassi. Pada menit ke-30, Inter kembali mendapatkan peluang. Namun, sundulan Walter Samuel masih bisa diselamatkan Benassi dengan brilian. Hanya berselang semenit kemudian, Benassi kembali melakukan penyelamatan hebat dari tendangan Giampaolo Pazzini.

Pada menit ke-39, Lecce akhirnya memecah kebuntuan. Adalah Guillermo Giacomazzi yang menaklukan Julio Cesar memanfaatkan bola muntah. Inter pun tertinggal 0-1 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, pelatih Inter Claudio Ranieri memutuskan untuk mengganti Sneijder dan memasukkan Ricky Alvarez. Pada menit ke-50, Inter sebenarnya bisa menyamakan kedudukan melalui sundulan Esteban Cambiasso memanfaatkan sundulan Samuel yang masih membentur tiang. Namun, wasit Luca Banti telah terlebih dulu meniup peluit tanda offside.

Nerazzurri masih dominan dalam penguasaan bola dan Salentini bertahan total dengan hanya mengandalkan serangan balik. Pada menit ke-70, Inter bisa menjebol gawang Lecce melalui sontekan Diego Milito memanfaatkan sundulan Cambiasso tetapi lagi-lagi dibatalkan wasit Luca Banti karena sudah tertangkap offside.

Pada menit ke-74, Milito kembali mendapat peluang saat sundulannya nyaris membobol gawang Benassi tetapi Giacomazzi bisa menghalau di garis gawang. Inter yang sangat butuh gol kesulitan membongkar defensa Lecce yang semakin padu dan solid. Peluang terakhir Inter didapat di menit ke-90 saat sundulan Pazzini yang hampir masuk masih bisa diselamatkan dengan brilian oleh Benassi.

Inter pun terpaksa mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 0-1.

Susunan pemain:

Lecce (3-5-2 ): 81-Benassi; 30-Oddo, 13-Miglionico, 40-Tomovic; 10-Oliviera, 18-Giacomazzi (8-Obodo 79’), 26-Blasi, 28-Brivio, 7-Cuadrado; 17-Di Michele, 24-Muriel (11-Seferovic 72’).

Inter Milan (4-3-1-2): 1-Cesar; 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 55-Nagatomo; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 20-Obi (28-Zarate 72’); 10-Sneijder (11-Alvarez 46’); 7-Pazzini, 22-Milito.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar