![]() |
| Dani Alves dan Kiper Espanyol sedang berebut bola. |
Insiden ini membuat berang presiden Barca Sandro
Rosell. Ia meminta penjelasan dari kubu Espanyol. Anehnya, presiden
Espanyol Ramon Condal malah memberi aplaus atas sikap suporter meski
telah menyerang Alves.
“Saya tak menyukainya (rasis), tapi perilaku
penonton patut diberi nilai 10, baik suporter Espanyol maupun Barcelona.
Bila kami bisa lakukan sesuatu dengan ejekan itu, kami pasti akan
melakukannya,” ujar Condal.
Usai pertandingan ketika dikonfirmasi mengenai
serangan kepada dirinya, Alves mengaku tak mendengar ejekan itu selama
di tengah lapangan. Kondisi serupa diungkapkan pelatih Espanyol Mauricio
Pochettino.
“Saya tak mendengarnya. Tapi, rasis sesuatu yang ingin kami hapus dari setiap lapangan hijau,” bilang Pochettino.Pada kesempatan lain, bek Espanyol Raul Rodriguez mengakui tangannya mengenai bola yang ditembak Pedro Rodriguez di injury time. Handball yang dilakukan Rodriguez seharusnya berbuah penalti buat Barcelona.
Namun, wasit tak mengindahkan pelanggaran tersebut.
Alih-alih mendapat penalti, Rodriguez malah mendapatkan kartu kuning dari wasit.
Mengomentari insiden itu, Rodriguez hanya bersimpati kepada Barca.
“Bola mengenai tangan saya, tapi saya bukan wasit.
Banyak hal yang terjadi selama 90 menit selain satu kejadian itu untuk
disimpulkan,” ucapnya.
Kepada harian Marca, ia juga menegaskan satu poin
usai menahan imbang raksasa Spanyol yang sekota dengan klubnya bukan hal
yang fenomenal. Seri lawan Barca tak meninggalkan arti spesial buatnya.
“Tim kami semakin kuat. Yang terpenting kami memetik satu poin, bukannya Barca yang kehilangan dua poin,” bilangnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar