Senin, 09 Januari 2012

Cibiran Rasis dan Kontroversi Handball Rodriguez Mewarnai Derby Catalan

Dani Alves dan Kiper Espanyol sedang berebut bola.
Suara menyerupai monyet menggema di Cornella-El Prat setiap kali bek Barcelona Dani Alves membawa bola. Cibiran berbau rasis itu digaungkan suporter tuan rumah, Espanyol. Serta handball Bek Espanyol mewarnai derby Catalan di jornada 18, Minggu (8/1).


Insiden ini membuat berang presiden Barca Sandro Rosell. Ia meminta penjelasan dari kubu Espanyol. Anehnya, presiden Espanyol Ramon Condal malah memberi aplaus atas sikap suporter meski telah menyerang Alves.

“Saya tak menyukainya (rasis), tapi perilaku penonton patut diberi nilai 10, baik suporter Espanyol maupun Barcelona. Bila kami bisa lakukan sesuatu dengan ejekan itu, kami pasti akan melakukannya,” ujar Condal.

Usai pertandingan ketika dikonfirmasi mengenai serangan kepada dirinya, Alves mengaku tak mendengar ejekan itu selama di tengah lapangan. Kondisi serupa diungkapkan pelatih Espanyol Mauricio Pochettino.
“Saya tak mendengarnya. Tapi, rasis sesuatu yang ingin kami hapus dari setiap lapangan hijau,” bilang Pochettino.

Pada kesempatan lain, bek Espanyol Raul Rodriguez mengakui tangannya mengenai bola yang ditembak Pedro Rodriguez di injury time. Handball yang dilakukan Rodriguez seharusnya berbuah penalti buat Barcelona.


Namun, wasit tak mengindahkan pelanggaran tersebut. Alih-alih mendapat penalti, Rodriguez malah mendapatkan kartu kuning dari wasit. Mengomentari insiden itu, Rodriguez hanya bersimpati kepada Barca.

“Bola mengenai tangan saya, tapi saya bukan wasit. Banyak hal yang terjadi selama 90 menit selain satu kejadian itu untuk disimpulkan,” ucapnya.

Kepada harian Marca, ia juga menegaskan satu poin usai menahan imbang raksasa Spanyol yang sekota dengan klubnya bukan hal yang fenomenal. Seri lawan Barca tak meninggalkan arti spesial buatnya.
“Tim kami semakin kuat. Yang terpenting kami memetik satu poin, bukannya Barca yang kehilangan dua poin,” bilangnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar