Rabu, 15 Februari 2012

Sepatu Van Persie Untuk Anak Van Bommel

Van Persie dan pemain belakang Milan

Meski sebagai rival di level klub, status rekan satu negara tak bisa lepas dari gelandang AC Milan Mark van Bommel dan kapten Arsenal Robin van Persie. Hubungan keduanya tetap terjaga baik, ketika harus berduel di laga leg pertama babak 16 Liga Champions Eropa.

Pada Rabu 15 Februari 2012 (Kamis dini hari WIB), Milan menjamu Arsenal di San Siro dan sukses membungkam wakil Premier League itu, dengan empat gol tanpa balas. Usai pertandingan, Van Bommel menghampiri Van Persie di ruang ganti The Gunners.

Tidak sekadar bersimpati atas kekalahan Arsenal, Van Bommel punya misi tertentu. Ya, gelandang senior Belanda itu tak segan meminta jersey Van Persie. Itu dilakukan Van Bommel demi anak-anaknya yang sangat mengagumi bomber 28 tahun itu.

“Saya datangi ruang ganti Arsenal setelah pertandingan, untuk bicara dengan Robin van Persie. Saya sudah sepakat bertukar kaus dengan dia,” ujar Van Bommel seperti dikutip dari Goal, Kamis 16 Februari 2012.

“Anak-anak saya adalah penggemar berat Robin dan dia membawakan dua kaus untuk mereka. Pasti mereka akan sangat senang menerimanya,” tutur gelandang yang pernah memperkuat Bayern Munich itu.

Performa Van Persie memang fantastis di kancah Premier League musim ini, dengan torehan 22 gol dari 24 pertandingan. Sayangnya, pada pertandingan dini hari tadi, striker kelahiran Rotterdam itu tak mampu menjebol gawang Milan yang dikawal Christian Abbiati.

Meski kemenangan telak sudah dikantongi, Milan masih harus menyambangi markas Arsenal, Emirates Stadium, guna melakoni leg kedua pada 6 Maret mendatang. Hasil laga tersebut akan menentukan siapa yang berhak lolos ke babak perempat final.

Putri Berlusconi Menahan Pato Untuk Pergi ?

Barbara dan Pato
Direktur AC Milan, Barbara Berlusconi membantah dirinya menjadi orang di balik gagalnya Alexandre Pato ke klub Prancis, Paris Saint-Germain pada bursa transfer Januari lalu.
Pato sebenarnya nyaris bergabung dengan PSG pada Januari lalu, saat Milan sudah sepakat dengan tawaran yang diajukan klub ibukota Prancis itu. Namun, tiba-tiba saja Pato membatalkan kepindahan tersebut dan menyatakan komitmennya bersama AC Milan.
Bertahannya Pato itu memunculkan spekulasi bahwa dia bertahan karena Barbara Berlusconi. Barbara merupakan putri pemilik AC Milan dan mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi yang diketahui memiliki hubungan khusus dengan Pato.
“Saya sengaja dijauhkan dari proses negosiasi dengan PSG untuk Pato,” ujar Barbara pada La Repubblica.
“Keputusan yang dibuat oleh ayah saya dan (CEO Milan) Adriano Galliani adalah berdasarkan penilan teknis dan ekonomi,” lanjutnya.
Pato sendiri sudah absen sejak menderita cedera otot bulan lalu saat laga Coppa Italia melawan Novara. Pemain 22 tahun ini sudah kembali berlatih pekan ini dan kemungkinan bisa bertanding dalam laga 16 besar Liga Champions di San Siro, Kamis 16 Februari 2012.

" MU Tidak Pernah Turun Level "

Sir Alex Ferguson
Musim ini, MU memang gagal bertahan di Champions League. The Red Devils terlempar ke Europa League akibat ditendang FC Basel. 

Tapi, Sir Alex membantah pasukannya turun level. Dari sisi permainan, Fergie bahkan mengklaim level Wayne Rooney dkk sudah makin mendekati Barcelona dan Real Madrid. 

"Saya rasa MU punya kemampuan untuk menembus final Europa League. Melawan Basel, kami cuma tak beruntung. Tapi, saya pastikan MU selalu punya ambisi dan kemampuan untuk berkompetisi melawan Barca dan Madrid. Level kami tak begitu jauh dari kedua tim itu. Saya yakin MU akan segera membuktikan itu," kata Fergie kepada Fifa.com, Selasa (14/2). 

Lebih lanjut, Sir Alex juga optimistis mereka sanggup menggusur Manchester City yang unggul 2 poin di puncak klasemen. Meski begitu, gaffer Skotlandia ini mewanti-wanti agar Rooney cs tak mengendurkan tekanan kepada The Citizens. 

"Kami mengalami pasang surut dan kurang beruntung karena banyak pemain cedera. Sebut saja Nemanja Vidic dan Darren Fletcher yang harus absen hingga akhir musim," sebut Fergie. 

"Pelatih bisa mengganti pemain terbaik di satu atau dua pertandingan. Tapi, ia akan merasakan kesulitan jika ini terjadi dalam periode lama. Itu yang terjadi kepada MU. Kendati demikian, kami akan terus bertarung untuk menjuarai Premier League lagi. Tentu, saya optimistis terhadap peluang kami," tutupnya.

Lazio Tetap Memlihara Asa Di Europa League


Punggawa Atletico Madrid

Lazio mengantongi rapor biru unbeaten di empat laga terakhir Europa League. Hebatnya lagi, dari tiga laga terakhir tersebut gawang Lazio tak kebobolan. Rapor ini siap dipertahankan Lazio saat menjamu Atletico Madrid, Kamis (16/2), di first leg 32 Besar.
Tapi, niat awak Edoardo Reja tak akan semudah membalikkan telapak tangan. Lazio tengah dilanda krisis pemain akibat cedera. Punggawa inti I Biancocelesti seperti Tommasso Rocchi, Stefano Mauri, Cristian Brocchi, Senad Lulic, Stefan Radu dan Stephen Makinwa terpaksa diparkir. Tak ayal, Reja harus mencabut pemain yunior yang seret pengalaman internasional.
Radar kewaspadaan Lazio makin tajam dengan fakta Atletico tak terkalahkan di Olimpico. Atletico sudah dua kali menyambangi Olimpico, yakni pada musim 1997/1998 ketika menahan Lazio 0-0 dan semusim kemudian dengan melipat AS Roma 2-1.
Modal Atletico di Olimpico makin besar dengan latar belakang entrenador Diego Simeone yang pernah membela I Biancocelesti kurun 1999 hingga 2003. Scudetto digasak Simeone bersama Lazio di musim perdananya.
Meski menyadari keunggulan yang dibawa Atletico, Lazio tak lantas lempar handuk. Asa kemenangan tetap digaungkan pasukan Reja walaupun akan turun dengan pincang. Gelandang Cristian Ledesma pun ogah terpengaruh dengan nama besar Simeone yang terukir di Olimpico.
“Banyak yang membicarakan kepribadiannya, saya juga mengidolainya saat kecil. Tapi, kami juga punya kekuatan. Kami punya Miroslav Klose yang selalu mempermudah permainan tim di lini depan,” ujar Ledesma.
Sosok Klose di skuad Reja semakin menambah pergulatan emosi di 32 Besar. Pasalnya, selain reuni Simeone dengan I Biancocelesti, Klose juga akan reuni dengan eks rekannya di Werder Bremen, Diego Ribas da Cunha.
PRAKIRAAN PEMAIN
LAZIO (4-2-3-1)
22-Marchetti; 26-Konko, 21-Diakite, 33-Stankevicius, 14-Garrido; 24-Ledesma, 11-Matuzalem; 15-A. Gonzalez, 8-Hernanes, 87-Candreva; 25-Klose
ATLETICO (4-2-3-1)
13-Courtois; 20-Juanfran, 23-Miranda, 2-Godin, 6-F. Luis; 4-M. Suarez, 14-Gabi; 11-Turan, 22-Diego, 7-Adrian; 9-Falcao

City Ingin Gelar Europa League

Training Session Para Pemain City Di Dragao Stadium
Kegagalan di Champions League cukup menyakitkan bagi City. Diunggulkan menjadi tim yang bakal memberi kejutan, City tak berdaya dan akhirnya gagal bersaing dengan Bayern Muenchen dan Napoli. City pun kini harus rela tampil di kasta kedua Eropa. Namun, bukan berarti mereka memandang sebelah mata kompetisi ini.

Sebaliknya bagi Mancini, laga kontra Porto di babak 32 besar di stadion Do Dragao pada Jumat (17/2) dini hari WIB amat penting. Karena itu, sang pelatih, Roberto Mancini bakal menurunkan skuad terbaiknya. “Saya bakal memainkan tim kuat lawan Porto. Kami ingin menjuarai Europa League karena ini piala yang cukup penting,” tukas Mancini kepada Sunday Mirror.

City cukup diuntungkan dengan tidak adanya laga domestik pekan ini sehingga timnya bisa berkonsentrasi penuh. “Kami tidak punya laga pekan depan (ini) jadi kami bisa berkonsentrasi penuh pada performa terbaik. Laga itu akan sulit untuk dilewati karena Porto adalah tim kuat, tapi kami ingin melakukan yang terbaik di kompetisi ini,” lanjutnya.

Namun, sebelum berbicara juara Mancini harus lebih dulu melewati Porto yang merupakan juara bertahan. Bukan perkara mudah, tuan rumah tengah bagus setelah mencukur empat gol tanpa balas Unio de Leiria di Portugal Primera Liga. Hasil itu pastinya membuat ‘Dragoes’ kian percaya diri saat laga nanti.

Sejatinya kekuatan Porto yang sama-sama terpental di fase grup Champions League tidaklah semenakutkan musim lalu. Hengkangnya sang pelatih, Andre Villas-Boas dan mesin gol Radamel Falcao mengurangi daya gedor mereka. Marc Janko yang didatangkan dari Twente pun belum mampu menggantikan peran Falcao. Tak heran Porto yang langganan juara kini disalip Benfica di klasemen sementara dengan beda lima poin.

Balik ke City. Kembalinya gelandang jangkar Yaya Toure yang kembali dari Piala Afrika menjadi modal berharga. Tak dipungkiri Yaya telah menjadi kartu as bagi City. Tanpanya dalam beberapa laga terakhir kekuatan lini tengah City menjadi timpang.   

“Saya telah bicara kepada Yaya pekan ini (lalu) dan dia merasa lelah karena banyaknya laga yang dia mainkan bagi Pantai Gading. Tapi dia adalah pemain penting bagi kami dan semoga bisa pulih dengan segera,” harap Mancini. 
 
PRAKIRAAN FORMASI


FC PORTO (4-3-3): 
Helton; Maicon, Danilo, Rolando, Pereira; Fernando, Gonzalez, Moutinho; Hulk, Rodriguez, Janko
MANCHESTER CITY (4-2-3-1) 
Hart; Kompany, Lescott, Clichy, Richards; Barry, Milner; Y. Toure, Silva, Aguero; Dzeko